Belajar Geospasial dengan Menyenangkan, 303 Siswa SD Budi Mulia Sedayu Kunjungi Museum Gumuk Pasir

Suasana Museum Gumuk Pasir tampak ramai pada Kamis (10/9/2026). Ratusan siswa kelas I hingga VI mengikuti kegiatan kunjungan museum dengan antusias. Kunjungan diikuti oleh 303 peserta dengan total sembilan bus pada pukul 12.00—13.30 WIB. Kegiatan ini menjadi salah satu kesempatan bagi siswa untuk mengenal lebih dekat geospasial, lingkungan pesisir, dan tentunya Gumuk Pasir Parangtritis melalui pembelajaran di museum.

Rentang usia peserta yang cukup beragam menjadi salah satu hal menarik dalam kunjungan kali ini. Siswa kelas I hingga kelas VI memiliki karakter dan tingkat pemahaman yang berbeda, sehingga penyampaian materi perlu disesuaikan dengan usia dan kemampuan siswa. Materi mengenai geospasial dan gumuk pasir disampaikan dengan cara yang lebih sederhana dan interaktif agar dapat dipahami dengan baik oleh siswa sekolah dasar. 

Berbagai media pembelajaran yang terdapat di Museum Gumuk Pasir tentunya lebih memudahkan siswa untuk memahami materi yang disampaikan. Tayangan video mengenai proses terbentuknya gumuk pasir juga turut membantu siswa dalam memberikan gambaran mengenai proses alam yang terjadi hingga terbentuknya bentang alam tersebut. Tidak hanya belajar dalam ruangan, siswa juga dapat menyaksikan langsung kawasan gumuk pasir dan vegetasi yang berada di lingkungan museum. 

Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan. Meskipun jumlah peserta mencapai lebih dari 300 siswa, kegiatan dapat dikondisikan dengan baik sehingga rangkaian kunjungan berjalan lancar. Para siswa mengikuti arahan pendamping dan edukator sambil menikmati pengalaman belajar di Museum Gumuk Pasir. Kunjungan SD Budi Mulia Sedayu menjadi salah satu pengalaman belajar yang memperkenalkan geospasial dan gumuk pasir kepada siswa sejak jenjang sekolah dasar. Melalui perpaduan antara media pembelajaran, penjelasan edukator, dan pengamatan langsung terhadap lingkungan gumuk pasir, siswa dapat mengenal materi dengan cara yang lebih dekat dan menyenangkan.

Suci Anis Kunaifi & Septia Nindita
Maganghub Kementrian Ketenagakerjaan
Balai Geospasial Pesisir dan Gumuk Pasir

Posting Terkait :