Kamera Udara RC-10

Sebelum Era Drone: Mengenal Kamera Udara RC-10

Saat ini, mengambil gambar dari udara mungkin terasa sederhana. Melalui bantuan drone, kamera dapat dengan mudah diterbangkan ke atas suatu wilayah untuk kemudian memperoleh gambaran permukaan bumi dari ketinggian. Namun, sebelum adanya drone seperti sekarang, bagaimana foto udara diambil?

Jauh sebelum era drone, pemotretan dari udara telah dilakukan dengan menggunakan kamera khusus yang dibawa oleh pesawat terbang. Kamera tersebut dirancang bukan hanya untuk menghasilkan foto, namun juga untuk mendukung kegiatan pemetaan. Salah satu perangkat yang menjadi bagian dari perkembangan teknologi tersebut adalah RC-10, kamera  pemetaan udara buatan Wild Heerbrugg.

Diperkenalkan pada awal tahun 1970-an, RC-10 merupakan salah satu kamera pemetaan metrik (aerial mapping camera) paling legendaris di dunia. Kamera analog metrik lensa tunggal ini sangat populer di dunia pemetaan udara dan fotogrametri sejak era 1970-an hingga 1990-an. RC-10 digunakan untuk mengambil foto udara format besar (9×9 inci) dengan presisi yang sangat tinggi guna pembuatan peta rupabumi. 

Kamera udara asal Swiss ini dilengkapi dengan lensa canggih seperti Universal Aviogon atau Super Aviogon. Lensa tersebut dirancang untuk meminimalkan distorsi optik dan menghasilkan gambar stereoskopik berakurasi tinggi. RC-10 memang ditargetkan untuk pemetaan skala besar hingga menengah.

Kamera RC-10 sangat terkenal dengan keandalannya sehingga diadopsi secara luas oleh NASA Airborne Science Program pada berbagai pesawat riset mereka seperti ER-2 dan WB-57 untuk misi pemetaan bumi dan penginderaan jauh. Di Indonesia sendiri, kamera ini dulunya dipasang di pesawat pemotretan udara milik Bakosurtanal atau yang sekarang dikenal sebagai Balai Informasi Geospasial (BIG) untuk membuat Peta Rupabumi Indonesia.

Namun, karena ukurannya yang cukup besar dan bobotnya yang berat, kamera ini membutuhkan pesawat sebagai wahana untuk membawa RC-10 ke udara dan melakukan pemotretan dari ketinggian. Selain itu, perkembangan teknologi yang semakin maju membuat perangkat pemotretan udara menjadi semakin ringkas dan praktis.

Koleksi Museum Gumuk Pasir Berupa RC-10

Saat ini, RC-10 sudah tidak lagi digunakan seperti pada masanya dan telah tergantikan oleh teknologi kamera digital serta drone yang lebih sesuai dengan kebutuhan pemotretan udara modern. Meskipun telah tergantikan oleh teknologi pemotretan udara yang lebih modern, RC-10 tetap menjadi bagian dari sejarah perkembangan teknologi geospasial. Dari kamera yang membutuhkan pesawat hingga teknologi drone yang lebih praktis seperti saat ini menunjukkan bagaimana cara manusia memetakan dan memahami permukaan bumi terus mengalami perubahan

Perjalanan tersebut juga dapat dilihat melalui koleksi perangkat pemetaan yang tersimpan di Museum Gumuk Pasir. RC-10 menjadi salah satu saksi dari perkembangan teknologi pemetaan udara yang dapat dilihat secara langsung oleh pengunjung.

Siti Ayatul Qudsiyah
Maganghub Kementrian Ketenagakerjaan
Balai Geospasial Pesisir dan Gumuk Pasir


Referensi:

  • Film Photography. (2024, Juni 13). Analog Aerial Cameras: History and Technology of Aerial Photography. FilmPhotography.eu. Retrieved September 28, 2026, from https://filmphotography.eu/en/post/analog-aerial-cameras-history-and-technology-of-aerial-photography/
  • National Aeronautics and Space Administration. (2024, September 4). RC-10 Mapping Cameras. NASA Airborne Science Program. Retrieved September 28, 2026, from https://airbornescience.nasa.gov/instrument/RC-10_Mapping_Cameras
  • National Aeronautics and Space Administration. (2026). RC-10 Mapping Camera | Catalog of Archived Suborbital Earth Science Investigations. impact.earthdata.nasa.gov. Retrieved September 28, 2026, from https://impact.earthdata.nasa.gov/casei/instrument/RC-10%20Mapping%20Camera/
  • Virtuelles Archiv of Wild Heerbrugg. (2020). Heinrich Wild at Wild Heerbrugg (1920-1932). Virtuelles Archiv of Wild Heerbrugg. Retrieved September 28, 2026, from https://wild-heerbrugg.ch/en/heinrich-wild/wild-bei-wild-heerbrugg

Posting Terkait :